Tampilkan postingan dengan label Serba Serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba Serbi. Tampilkan semua postingan

Hikmah Kisah Ali Bin Abi Thalib, Engkau Bebas karena Allah!




KETIKA menjadi khalifah, Ali bin Abi Thalib telah kehilangan baju besinya pada perang Jamal. Suatu ketika ia berjalan-jalan di pasar, ia melihat baju besinya ada pada seorang lelaki Yahudi. Ali menuntut haknya atas baju besi itu dengan menunjukkan ciri-cirinya, tetapi si Yahudi bertahan bahwa itu miliknya.

Ali mengajak si Yahudi menemui kadhi (hakim) untuk memperoleh keputusan yang adil. Yang menjadi kadhi adalah Shuraih, seorang muslim. Ali menyampaikan kepada kadhi tuntutan kepemilikannya atas baju besi yang sedang dibawa oleh si Yahudi.Ia menunjukkan ciri-cirinya, dan membawa dua orang saksi, Hasan putranya sendiri dan hambanya yang bernama Qanbar.

Mendengar penuturan Ali, yang tak lain adalah Amirul Mukminin yang menjadi ‘Presiden’ kaum muslimin saat itu, Shuraih berkata dengan tegas, “Gantikan Hasan dengan orang lain sebagai saksi, dan kesaksian Qanbar saja tidak cukup!”

“Apakah engkau menolak kesaksian Hasan?” Tanya Ali kepada Shuraih, “Padahal Rasulullah pernah bersabda Hasan dan Husain adalah penghulu pemuda di surga?”

“Bukan begitu Ali,” Kata Shuraih, ia sengaja tidak menyebut Amirul Mukminin, karena begitulah kedudukannya di depan hukum, ia meneruskan, “Engkau sendiri pernah berkata bahwa tidak sah kesaksian anak untuk bapaknya.”

Karena Ali tidak bisa menunjukkan saksi lain yang menguatkan kepemilikannya atas baju besi itu, Shuraih memutuskan baju besi itu milik si Yahudi, dan Ali menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.

Si Yahudi begitu takjub dengan peristiwa ini. Ia-pun mengakui kalau baju itu ditemukannya di tengah jalan, mungkin terjatuh dari unta milik Ali. Ia langsung mengucapkan syahadat, menyatakan dirinya masuk Islam, dan mengembalikan baju besinya kepada Ali. Tetapi karena keislamannya ini, justru Ali menghadiahkan baju besi tersebut kepadanya, dan menambahkan beberapa ratus uang dirham. Lelaki ini selalu menyertai Ali sehingga ia terbunuh syahid dalam perang Shiffin.



“Engkau Bebas karena Allah!”

Suatu ketika Ali memanggil salah seorang budaknya, tetapi tidak ada jawaban. Sampai dua dan tiga kali ia mengulanginya tetapi belum juga datang. Maka Ali mencari keberadaan budaknya tersebut, yang ternyata tidak jauh dari tempat itu. Dengan heran Ali berkata,”Tidakkah engkau mendengar panggilanku, wahai Ghulam!”

Dengan santai budaknya itu berkata, “Ya, saya mendengar!”

“Mengapa engkau tidak memenuhi panggilanku?”

Jawabannya sungguh mengejutkan, budak itu berkata, “Saya sangat mengenalmu, dan saya merasa tidak bakal dihukum, karena itu saya membiarkan saja panggilan itu!!”

Bagi Ali, seorang budak dimaksudkan untuk memudahkan kehidupan, khususnya untuk merambah jalan akhirat, kalau sikapnya seperti itu justru akan mengotori hati saja. Karena itu ia berkata, “Engkau bebas karena Allah, engkau aku merdekakan!”

Sumber

keluar dari Metro TV, ini Kisah Sandrina Malakiano, Ketika Hijab Lebih Utama ketimbang Pekerjaan




KISAH berikut mungkin sudah lama, usang, dan kabur dimakan usia. Namun untuk sebuah hikmah dan pelajaran, tidaklah ada yang tua, kolot dan rapuh. Semua membarukan diri kedalam masa itu sendiri.

SEJAK memutuskan untuk berjilbab, sosok Sandrina Malakiano tak lagi membawakan berita, Ia menghilang. Metro TV tempat ia bekerja dikecam karena melarang Sandrina Malakiano mengenakan jilbab pada saat siaran, meskipun Sandrina sudah memperjuangkannya selama berbulan-bulan dengan mengajak jajaran pimpinan level atas Metro TV berdiskusi panjang. Larangan inilah menjadi alasan Sandrina untuk keluar dari Metro TV.

Setiap kali sebuah musibah datang, maka sangat boleh jadi di belakangnya sesungguhnya menguntit berkah yang belum kelihatan.

Saya sendiri yakin bahwa ” sebagaimana Islam mengajarkan ” di balik kebaikan boleh jadi tersembunyi keburukan dan di balik keburukan boleh jadi tersembunyi kebaikan.

Saya sendiri membuktikan itu dalam kaitan dengan keputusan memakai hijab sejak pulang berhaji di awal 2006. Segera setelah keputusan itu saya buat, sesuai dugaan, ujian pertama datang dari tempat saya bekerja, Metro TV.

Sekalipun tanpa dilandasi aturan tertulis, saya tidak diperkenankan untuk siaran karena berjilbab. Pimpinan Metro TV sebetulnya sudah mengijinkan saya siaran dengan jilbab asalkan di luar studio, setelah berbulan-bulan saya memperjuangkan izinnya. Tapi, mereka yang mengelola langsung beragam tayangan di Metro TV menghambat saya di tingkat yang lebih operasional. Akhirnya, setelah enam bulan saya berjuang, bernegosiasi, dan mengajak diskusi panjang sejumlah orang dalam jajaran pimpinan level atas dan tengah di Metro TV, saya merasa pintu memang sudah ditutup.

Sementara itu, sebagai penyiar utama saya mendapatkan gaji yang tinggi. Untuk menghindari fitnah sebagai orang yang makan gaji buta, akhirnya saya memutuskan untuk cuti di luar tanggungan selama proses negosiasi berlangsung. Maka, selama enam bulan saya tak memperoleh penghasilan, tapi dengan status yang tetap terikat pada institusi Metro TV.

Setelah berlama-lama dalam posisi yang tak jelas dan tak melihat ada sinar di ujung lorong yang gelap, akhirnya saya mengundurkan diri. Pengunduran diri ini adalah sebuah keputusan besar yang mesti saya buat. Saya amat mencintai pekerjaan saya sebagai reporter dan presenter berita serta kemudian sebagai anchor di televisi. Saya sudah menggeluti pekerjaan yang amat saya cintai ini sejak di TVRI Denpasar, ANTV, sebagai freelance untuk sejumlah jaringan TV internasional, TVRI Pusat, dan kemudian Metro TV selama 15 tahun, ketika saya kehilangan pekerjaan itu. Maka, ini adalah sebuah musibah besar bagi saya.

Tetapi, dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan memberi saya yang terbaik dan bahwa dunia tak selebar daun Metro TV, saya bergeming dengan keputusan itu. Saya yakin di balik musibah itu, saya akan mendapat berkah dari-Nya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-1n1wdL2sC3cjgs9o5weOEgnliciu5h50z_JVzUyF4-Npddh5uzVBQQ7WzUuNDgiu5cE7XoK2bn-wHeyZL9edNcbquMFpce4BkofZBiGcfVeefClQ5Z_3gxWyZgqIzvca8cAzVsHWodY/s1600/sandrina.jpg

Hikmah Berjilbab

Benar saja. Sekitar satu tahun setelah saya mundur dari Metro TV, ibu saya terkena radang pankreas akut dan mesti dirawat intensif di rumah sakit. Saya tak bisa membayangkan, jika saja saya masih aktif di Metro TV, bagaimana mungkin saya bisa mendampingi Ibu selama 47 hari di rumah sakit hingga Allah memanggilnya pulang pada 28 Mei 2007 itu.

Bagaimana mungkin saya bisa menemaninya selama 28 hari di ruang rawat inap biasa, menungguinya di luar ruang operasi besar serta dua hari di ruang ICU, dan kemudian 17 hari di ruang ICCU?

Hikmah lain yang saya sungguh syukuri adalah karena berjilbab saya mendapat kesempatan untuk mempelajari Islam secara lebih baik. Kesempatan ini datang antara lain melalui beragam acara bercorak keagamaan yang saya asuh di beberapa stasiun TV. Metro TV sendiri memberi saya kesempatan sebagai tenaga kontrak untuk menjadi host dalam acara pamer cakap (talkshow) selama bulan Ramadhan.

Karena itulah, saya beroleh kesempatan untuk menjadi teman dialog para profesor di acara Ensiklopedi Al Quran selama Ramadhan tahun lalu, misalnya. Saya pun mendapatkan banyak sekali pelajaran dan pemahaman baru tentang agama dan keberagamaan. Islam tampil makin atraktif, dalam bentuknya yang tak bisa saya bayangkan sebelumnya. Saya bertemu Islam yang hanif, membebaskan, toleran, memanusiakan manusia, mengagungkan ibu dan kaum perempuan, penuh penghargaan terhadap kemajemukan, dan melindungi minoritas.

Saya sama sekali tak merasa bahwa saya sudah berislam secara baik dan mendalam. Tidak sama sekali. Berjilbab pun, perlu saya tegaskan, bukanlah sebuah proklamasi tentang kesempurnaan beragama atau tentang kesucian. Berjibab adalah upaya yang amat personal untuk memilih kenyamanan hidup.

Berjilbab adalah sebuah perangkat untuk memperbaiki diri tanpa perlu mempublikasikan segenap kebaikan itu pada orang lain. Berjilbab pada akhirnya adalah sebuah pilihan personal. Saya menghormati pilihan personal orang lain untuk tidak berjilbab atau bahkan untuk berpakaian seminim yang ia mau atas nama kenyamanan personal mereka. Tapi, karena sebab itu, wajar saja jika saya menuntut penghormatan serupa dari siapapun atas pilihan saya menggunakan jilbab.

Hikmah lainnya adalah saya menjadi tahu bahwa fundamentalisme bisa tumbuh di mana saja. Ia bisa tumbuh kuat di kalangan yang disebut puritan. Ia juga ternyata bisa berkembang di kalangan yang mengaku dirinya liberal dalam berislam.

Tak lama setelah berjilbab, di tengah proses bernegosiasi dengan Metro TV, saya menemani suami untuk bertemu dengan Profesor William Liddle ” seseorang yang senantiasa kami perlakukan penuh hormat sebagai sahabat, mentor, bahkan kadang-kadang orang tua ” di sebuah lembaga nirlaba. Di sana kami juga bertemu dengan sejumlah teman, yang dikenali publik sebagai tokoh-tokoh liberal dalam berislam.
Saya terkejut mendengar komentar-komentar mereka tentang keputusan saya berjilbab. Dengan nada sedikit melecehkan, mereka memberikan sejumlah komentar buruk, sambil seolah-olah membenarkan keputusan Metro TV untuk melarang saya siaran karena berjilbab. Salah satu komentar mereka yang masih lekat dalam ingatan saya adalah, Kamu tersesat. Semoga segera kembali ke jalan yang benar.

Saya sungguh terkejut karena sikap mereka bertentangan secara diametral dengan gagasan-gagasan yang konon mereka perjuangkan, yaitu pembebasan manusia dan penghargaan hak-hak dasar setiap orang di tengah kemajemukan.

Bagaimana mungkin mereka tak faham bahwa berjilbab adalah hak yang dimiliki oleh setiap perempuan yang memutuskan memakainya? Bagaimana mereka tak mengerti bahwa jika sebuah stasiun TV membolehkan perempuan berpakaian minim untuk tampil atas alasan hak asasi, mereka juga semestinya membolehkan seorang perempuan berjilbab untuk memperoleh hak setara? Bagaimana mungkin mereka memiliki pikiran bahwa dengan kepala yang ditutupi jilbab maka kecerdasan seorang perempuan langsung meredup dan otaknya mengkeret mengecil?

Bersama suami, saya kemudian menyimpulkan bahwa fundamentalisme “mungkin dalam bentuknya yang lebih berbahaya” ternyata bisa bersemayam di kepala orang-orang yang mengaku liberal. [rf/Islampos]
Catatan: Pada Mei 2006, keputusan yang sulit pun akhirnya ia ambil. Sandrina resmi keluar dari stasiun televisi tersebut.


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Rasulullah SAW bertanya : Apakah Kau Telah Meninggalkan Uang Belanja untuk Istrimu ?


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHIgHwaNOwJ52l_VvtjBxm-mnAy6h4-rXUmb-IOxPW5IKFh637M-IOZxNK7xdyfYwlX-mdNjt12w_60RkZ7CeBtm_1hn90d-R6GSOpM4e5Hya37UCmPLMq1gYh2D8fK1VAL5n5ey95ighc/s1600/BILALLLLL.jpg

KETIKA Rasullullah membutuhkan dana untuk perang Tabuk yang mahal dan sulit karena medannya jauh, ditambah situasi Madinah yang lagi dilanda musim panas, Abdurrahman bin Auf memeloporinya dengan menyumbang dua ratus uqiyah emas.

Melihat itu, sampai-sampai Umar bin Khattab berbisik kepada Rasulullah SAW, “Sepertinya Abdurrahman berdosa terhadap keluarganya karena tidak meninggali uang belanja sedikitpun untuk keluarganya.”

Mendengar ini, Rasulullah SAW bertanya pada Abdurrahman bin Auf, “Apakah engkau meninggalkan uang belanja untuk istrimu?”



“Ya!” jawab Abdurrahman, “Mereka saya tinggali lebih banyak dan lebih baik daripada yang saya sumbangkan.”

“Berapa?” tanya Rasulullah.

“Sebanyak rizki, kebaikan, dan pahala yang dijanjikan Allah,” jawabnya.

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

Dahulu Saudaramu Sering Sekali Mengakhirkan Shalat

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXDz_2M27_B9OH_mifbc5SbT8xNDrHUHwEfttjLyvaud7w9m9GmtMtxCxeh1L-twrUJpt-V-iiewHCrGXERjKlEPjBPVu0T18Z3P2ha2O1In-5diZngvaUMSLhMeQ5-bCmA0VRzCycxTip/s1600/Screenshot_77.png


“APA mungkin barangku terjatuh di dalam kubur saudaraku,” kata hati seorang perempuan. Ia baru saja ditinggal mati oleh saudaranya. Sesampai di rumah setelah mengikuti prosesi pemakaman, ia menyadari bahwa ada barangnya yang hilang. Hatinya bingung antara kembali ke area pemakaman untuk mencari barangnya tersebut, atau membiarkan raib begitu saja.

Setelah dipertimbangkan matang-matang, perempuan itu memutuskan untuk mencari barangnya tersebut. Sebab, barang itu sangat berharga baginya. Lalu ia meminta tolong kepada salah seorang sahabatnya untuk menggali kuburan saudarnya itu.

Kemudian, perempuan tersebut menuju ke tempat pemakaman bersama sahabatnya untuk menggali kuburan adiknya. Setelah digali, barang tersebut benar-benar terdapat di dalam kuburan itu.

“Syukurlah, ternyata barangku sudah ketemu,” kata perempuan tersebut.



Setelah mengamankan barangnya yang sempat hilang, tiba-tiba terbesit keinginan dari perempuan tersebut untuk mengetahui kondisi saudaranya yang sudah berbaring di liang lahat. Lalu, ia membuka liang lahat saudaranya. Alangkah kagetnya ia, di dalam liang lahat tersebut ia melihat pancaran api. Ia pun langsung menutup kembali liang lahat tersebut dan bergegas pulang.

Sesampainya di rumah, ia menemui ibunya dan bertanya, “Wahai Ibu, apakah yang telah dikerjakan saudaraku semasa hidupnya?”

Lalu, Ibu menjawab, “Mengapa kamu bertanya seperti itu?”

“Ibu, aku melihat di dalam liang lahat saudaraku terdapat pancaran api.”

Dengan wajah sedih, ibu menuturkan, “Dahulu, saudaramu sering kali mengakhirkan shalat, mengerjakan shalat tidak berwudhu terlebih dahulu, dan menguping rahasia tetangga, lalu menyebarluaskan rahasia tersebut.”

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

10 Manfaat dan Keutamaan Luar Bisa Dari Shalat Tahajud




MUSLIM mana yang tidak ingin mendapat predikat muslim sejati di mata Allah? Pastinya semua muslim ingin terlihat beramal salah dan bertakwa di hadapan pencipta-Nya kelak. Hal ini pula mungkin yang selalu dipikirkan oleh kaum muslimin dan muslimat di seluruh dunia. Sehingga tak jarang mereka selalu melakukan kewajiban serta sunnah secara sempurna. Begitu banyak sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad guna menuntun kehidupan kaum muslim di muka dunia.

Salah satunya adalah sholat tahajud yang banyak dilakukan oleh kaum muslim di seluruh dunia. Sholat tahajud sendiri adalah shalat sunnah yang dikerjakan di malam hari setelah seseorang bangun dari tidur. Ibadah ini termasuk sunnah mu’akad, yaitu sunnah yang dikuatkan dengan syara’. Tak jarang banyak orang yang mengerjakannya di kala terbangun di tengah malam. Anda pun bisa mengerjakannya paling sedikit 2 rakaat dan sebanyak-banyaknya, tak ada batasan.

Waktu paling mustajab untuk melaukan shalat tahajud sendiri adalah 1/3 malam. Dimana para malaikat turun ke bumi dan Allah mengabulkan setiap doa hamba-Nya. Anda tak hanya mendapat imbalan pahala dari Allah, namun juga serentetan manfaat bagi kesehatan tubuh dan jiwa. Banyak orang mengatakan bahwa sholat tahajud diyakini memberi ketenangan dan kedamaian jiwa. Seseorang yang terbiasa bangun untuk sholat di tengah malam pastinya mampu mengontrol emosi.

Manfaat Sholat Tahajud

Setidaknya, ada beberapa manfaat sholat tahajud yang disampaikan dalam penelitian, yaitu.
  1. Penghapus dosa dan mencegah berbuat dosa
Seperti yang disampaikan di atas, sholat tahajud adalah ibadah yang selalu dilakukan oleh orang-orang shaleh. Ibadah ini mendekatkan diri seorang manusia kepada pencipta-Nya, Allah SWT. Bisa dibilang sholat tahajud mampu menjadi media penghapus dosa seseorang. Mereka pun pastinya memperkuat iman dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa besar maupun kecil. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa sholat malam adalah ibadah yang sering dilakukan oleh orang-orang shaleh. Ibadah ini dapat mendekatkan seseorang kepada Sang Pencipta, jalan menghapuskan dosa serta mencegah muslimin untuk berbuat dosa.
  1. Tanda takwanya terlihat di muka
Orang yang selalu melaksanakan sholat tahajud akan terlihat bersinar wajahnya. Inilah yang menjadi tanda bahwa seseorang tersebut bertakwa kepada Allah SWT. Tanda-tanda ketakwaan tersebut selalu terlihat oleh orang-orang di sekitar mereka. Hal tersebut bisa jadi pelecut semangat bagi kaum muslimin yang lain untuk selalu melaksanakan shalat tahajud. Shalat tahajud tetap menjaga keimanan seseorang teguh kepada sang Maha Penyayang.
  1. Melancarkan aliran darah di tubuh
Sholat tahajud biasanya dilakukan pada pukul 03.00 pagi. Setiap muslim umumnya terbangun pada jam tersebut untuk mengerjakan sholat tahajud dan beribadah pada Allah. Ibadah ini nyatanya tak hanya sekedar berbagi keluh kesah, namun memberikan udara segara bagi seluruh organ tubuh. Ketika itu, udara di atmosfer masih sangat segar dan dihirup oleh paru-paru. Tubuh kita pun menggerak-gerakkan seluruh otot yang membuat badan segar seketika dan seluruh aliran darah terasa lancar. Oksigen segar akan menghilang ketika matahari terbit dan kembali pada pagi berikutnya. Hanya orang-orang yang terbangun untuk melaksanakan sholat tahajudlah yang bisa merasakannya.
  1. Membesarkan rongga paru-paru
Manfaat gerakan sholat nyatanya memberikan efek positif bagi kesehatan manusia. Gerakan takbiratul ihram yang diikuti dengan bersedekap sebenarnya membuka rongga paru-paru lebih lebar. Hal tersebut diketahui mampu memperlancar aliran udara menuju paru-paru. Kerap kali kita merasakan paru-paru jauh lebih lapang daripada sebelumnya. Hal ini tidak bisa dipungkiri sebagai salah satu olah napas yang sangat baik selain berolahraga.



  1. Jaminan masuk surga
Rasulullah pernah mengatakan bahwa siapapun yang melaksanakan shalat tahajud, maka jaminan surga baginya. Hal ini sempat pula diriwayatkan dalam salah satu hadits, sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali kasih, salat malamlah saat orang pada terlelap, maka masuklah surga dengan selamat, “ (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmizy).
  1. Pikiran jauh lebih segar
Bangun tidur pastinya Anda memiliki pemikiran yang jauh lebih jernih. Bayangkan saja, dalam 1 hari jantung manusia bekerja 100.000 kali dan bernapas sebanyak 20.000 kali. Setiap organ tersebut memerlukan waktu istirahat yang cukup. Nyatanya tidur adalah istirahat yang sangat baik bagi tubuh. Dengan begini, seluruh organ tubuh akan beristirahat dari setiap tugas beratnya. Tidur membantu tubuh memulihkan sel yang sempat terganggu, menambah kekuatan dan otak pun kembali bekerja dengan baik. Alasan tersebutlah yang menjadikan shalat tahajud dilaksanakan setelah bangun dari tidur. Pikiran yang jauh lebih fresh dan segar membuat gerakan shalat kita juga khusyu’ memaknai ayat-ayat Al-Qur’an.
  1. Mendapat keringanan ketika dinasab di akhirat
Keutamaan lainnya dari shalat tahajud adalah keringanan di hari akhir nanti. Setiap orang pastinya mempunyai catatan dosa dan pahala yang akan diterima di akhirat. Apabila catatan amalnya lebih banyak, niscaya surga tempatnya. Namun bila sebaliknya, sudah barang tentu neraka adalah tempat yang tepat. Bagi kaum muslim yang taat, shalat tahajud bisa menjadi media untuk mendapatkan keringanan ketika dinasab di akhirat. Allah akan memberikan keutamaan ini kepada mereka yang memohon ampun dan berdoa di sepertiga malam.
  1. Memperoleh cinta Allah
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, bahwa orang yang selalu melaksanakan shalat tahajud akan memperoleh cinta dari Allah SWT. Sebagaimana Beliau bersabda pada Abu Darda’ r.a. tentang keutamaan shalat tahajud ini. Mereka yang memilih bangun di tengah malam dan meninggalkan kenyamanan tidur, niscaya akan mendapat cinta dari Allah SWT. Kaum mukmin tersebut memutuskan meninggalkan syahwat mereka dan bersujud di hadapan sajadah. Segala pengampunan doa diberikan Allah kepada orang-orang tersebut. Tentu saja cinta Allah kepada orang-orang shaleh tak berputus hingga hari akhir dan perhitungan nanti.
  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Secara bio-teknologi, penemuan baru menyebutkan bahwa shalat tahajud mampu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. Di samping itu, bagi para penderita kanker akan merasakan manfaat lainnya, yaitu menghilangkan rasa nyeri yang kerap melanda. Pada bidang ini pula dikatakan bahwa shalat tahajud meningkatkan respon positif yang sangat efektif dalam anastesi pra bedah. Alasan inilah yang menjadikan mengapa shalat tahajud sangat baik dilaksanakan oleh penderita penyakit berat sekalipun. Anda akan merasakan begitu banyak manfaat dalam gerakan shalat malam tersebut.
  1. Shalat yang paling afdhal setelah 5 waktu
Kewajiban setiap muslim dan muslimin di seluruh dunia adalah mengerjakan shalat 5 waktu. Allah SWT menyukai umat-Nya yang selalu mengingat-Nya baik dalam keadaan senang maupun sedih. Tak ada tempat berbagi ataupun mengadu yang lebih baik selain kepada Allah SWT. Shalat tahajud menjadi salah satu ibadah yang paling afdol setelah shalat 5 waktu. Shalat tengah malam memberi kesempatan kepada Anda untuk beribadah lebih khusyu’. Waktu tersebut juga sangat tepat untuk berkeluh kesah dan memohon ampunan dari Sang Pencipta.

Sumber

INGATLAH ! Kita semua akan menua... Dan pasti kembali pada-Nya

Kita semua akan menua... Dan pasti kembali pada-Nya


اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ

"Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Mahakuasa." [QS Ar Rum :54]

(Actress Jamuna)

(Stephen Chow)

(Andy Lau)


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !

8 Hal Simpel yang Bisa Dilakukan di Pagi Hari, Bekal Kesuksesan Anda



  Yes  Muslim  - Kesuksesan seseorang sangat berkaitan erat dengan apa yang dia lakukan di pagi harinya. Kita mengetahui bahwasanya tokoh-tokoh sukses di dunia ini, mereka mengawali hari mereka dengan kebiasaan produktif di pagi harinya.

Berdasarkan penelitian juga diterangkan bahwasanya di pagi hari merupakan momen yang pas  buat kita untuk melakukan sesuatu, karena otak kita pada saat pagi hari sangat fresh dan belum terbebani dengan apapun.
Terlebih lagi bagi kita yang muslim, sebentar lagi kita akan menghadapi apa itu namanya bulan ramadhan. Daripada tidur di pagi hari kan sayang tuh. Nih berikut 20 hal manfaat yang bisa anda lakukan di pagi hari.
Minum Air Putih
Ketika kita habis bangun tidur otomatis tubuh akan kekurangan cairan. Ketika kita tidur, tubuh jarang bergerak, akibatnya ketika bangun tidur sendi belum terlumasi. Sempatkanlah di pagi hari untuk minum air putih minimal 1 gelas supaya selain memberikan pelumas pada sendi juga racun dalam tubuh kita ternetralisir.
Berikut beberapa keuntungan anda minum di pagi hari
  • Ketika bangun tubuh terasa lemas, dengan minum air maka tubuh akan segar kembali
  • Melicinkan sendi, jadi ketika kita bangun tidak merasa pegal-pegal di tubuh
  • Muka ketika bangun tidur terlihat layu, dengan minum air maka kulit terasa kencang dan kembali terlihat segar
  • Mendorong pengeluaran proses makanan tadi malam, makanya tidak heran jika kita minum, rasanya di pagi hari pengen kencing dan BAB
  • Membantu menurunkan berat badan


Mandi

Selain minum, hal lain yang bisa membuat anda menjadi semangat adalah mandi pagi. Idealnya sih mandi itu habis shubuh. Alasannya adalah kita tahu sendiri bahwasanya manusia yang jarang sakit adalah nabi kita Rasulullah SAW. Beliau itu tidak salah sakit hanya 2 kali yaitu ketika beliau terkena racun yang dibuat oleh wanita Yahudi dan yang kedua adalah ketika beliau menjelang wafat.
Manfaatnya mandi pagi hampir sama dengan air minum karena sama-sama menggunakan air :D . Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh universitas dari Kairo Mesir, mereka menerangkan bahwasanya di pagi hari kadar oksigennya sangat besar. Bagi mereka yang mandi di pagi hari, kerja otak dan tulang mereka aktif dan oksigen yang terdapat di air tersebut masuk melalui pori-porinya.
Tak hanya sampai situ saja, beberapa penelitian juga menerangkan beberapa manfaat di pagi hari diantaranya
  • Peredaran darah di tubuh menjadi lancar, sehingga bisa mengurangi resiko darah tinggi
  • Produksi sel darah putih dalam tubuh meningkat, makanya tidak heran apabila orang yang rajin mandi di pagi hari sangat jarang terkena penyakit dan biasanya juga pada panjang umurnya
  • Membantu peningkatan kesuburan pagi pria dan wanita
  • Melawan rematik. Beda loe ya mandi di malam hari sama di pagi hari. Ketika mandi di malam hari sangat rentan bagi tubuh kita terkena penyakit, tetapi jika di mandi di pagi hari malahan menyehatkan. Ini dikarenakan di pagi hari kandungan karbon dioksida dalam air sangat tinggi
Usahan ketika mandi di pagi hari menggunakan air dingin karena khasiatnya sangat besar.
Minum Jus
Apabila anda tidak terlalu menyukai minum air putih di pagi hari karena rasanya yang tawar, solusinya adalah anda bisa minum jus buah. Akan tetapi jangan sembarangan dalam membuat jus buah. Hindari yang memakai sachetan seperti yang dijual di toko-toko pada umumnya karena mengandung zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan tubuh anda khususnya lambung. Pilihlah buah yang segar dan kalau bisa langsung dipetik dari pohonnya.
Tidak hanya membuat tubuh kita menjadi segar, dengan sering mengkomsumsi buah kita juga mendapatkan banyak  vitamin yang terkandung dalam buah tersebut.
Sholat Dhuha
Ketika bangun tidur di pagi hari mungkin kita masih merasa malas, terkadang juga kita merasa gelisah. Awal pagi hari yang terbaik bagi anda adalah, cobalah untuk menunaikan sholat dhuha. Ambil wudhu dan tunaikan sholat dhuha. Sholat dhuha ini sama halnya dengan meditasi karena dengan sholat dhuha akan membuat diri kita tenang dan terasa mendapatkan energi yang baru, sehingga kita menjadi semangat.
Tak hanya itu saja, tuhan akan senantiasa membantu mempermudah urusan sepanjang hari anda. Cukup simpel bukan.
Jogging

Mungkin setelah melakukan berbagai cara diatas, hal yang bisa anda lakukan selanjutnya adalah lari pagi atau istilah kerennya adalah jogging. Memang benar bahwasanya waktu yang terbaik untuk berolahraga adalah di pagi hari. Ketika kita baru bangun di pagi hari, tubuh masih kaku sehingga perlu digerakkan.
Berdasarkan anjuran dokter, durasi waktu yang disarankan oleh dokter adalah berolahraga selama 30 menit. Tidak Perlu lama-lama sebenarnya, cukup anda melakukannya secara rutin sudah bisa memberikan efek yang maksimal.
Diantara manfaat yang anda dapatkan dari berolahraga adalah
  • Menjaga kondisi fit anda, sehingga anda tidak merasa ngantuk dalam mengerjakan tugas sepanjang hari
  • Lemak kalori anda akan terbakar, sehingga bisa melangsingkan tubuh bagi perempuan

Sarapan

Anda malas sarapan? Jangan remehkan akan sarapan. Banyak kajian ilmiah yang meneliti tentang sarapan pagi diantaranya adalah mampu untuk membantu diet anda. Alasannya adalah ketika anda sarapan maka anda akan cenderung malas untuk beli camilan sehingga anda bisa diet dan tidak sembarangan dalam mengkomsumsi makanan. Selain itu juga dengan sarapan metabolisme anda senantiasa terjaga, karena tubuh tidak perlu menggunakan cadangan gula dalam tubuh untuk membuat energi.
Berikut diantara lain manfaat dari sarapan
  • Menjaga mood makan
  • Konsentrasi pada otak akan meningkat. Terkhusus bagi anda yang sudah memiliki anak, jangan malas-malas untuk membuatkan sarapan untuknya.
  • Mencegah penyakit maag dan kuningan.
Anda bisa sarapan dengan berbagai variasi menu yang berbeda tergantung sesuai selera kita. Usahakan makan yang mengandung unsur 4 sehat 5 sempurna contohnya susu, sayuran, buah-buahan. Untuk tips tambahan lagi cobalah untuk menghindari makan yang terlalu banyak contohnya seperti nasi dan makanan lemak tinggi lainnya.
Masalahnya bukannya bikin tubuh semakin segar tetapi malahan membuat diri kita merasa ngantuk.
Membaca
Kalau tips ini sangat dianjurkan. Cobalah tiap pagi untuk mengkomsumsi informasi karena waktu di pagi hari adalah waktu yang paling baik untuk belajar di saat otak kita masih fresh. Informasi bisa anda dapatkan dari berbagai sumber baik dari media cetak maupun elektronik.
Usahakan untuk mencari informasi yang bermanfaat bagi kita, hindari informasi-informasi tidak penting seperti gosip selebriti atau pun berita politik yang gak jelas sumbernya dari mana.
Dengan membaca informasi yang relevan dan bermanfaat, kita akan mendapatkan bekal sebagai panduan kita menjalani hari-hari kedepannya.
Merenung Tujuan Hidup
Merenung tentang tujuan hidup juga penting loh saat di pagi hari. Terkadang suatu waktu kita akan lupa dengan tujuan hidup kita terlebih bagi yang sangat sibuk dengan pekerjaannya. Hal ini sangat penting karena dengan merenung kita akan mendapatkan makna sehingga tidak akan merasa kosong dalam menjalani hidup ini. Kebiasaan ini pernah dilakukan oleh Steve Jobs, sang pioner teknologi. Dia selalu memiliki kebiasaan di pagi harinya untuk bercermin dan bertanya dengan dirinya tentang apa yang harus dikerjaan hari ini. 
Demikianlah tips yang bisa saya bagi untuk anda, semoga bermanfaat. Terima kasih

William Humam


http://www.kompasiana.com/william123/8-hal-simpel-yang-bisa-dilakukan-di-pagi-hari-bekal-kesuksesan-anda_59152ba2c222bd9e148300b3


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !



Sehat Batin dengan 'Detoks' Media Sosial

    Yes  Muslim  - PING!!
Bunyi notifikasi di gawai pintarnya berbunyi.
X has posted a photo! Take a look!
Notifikasi itu mengajaknya untuk membuka laman profil kawan Facebook itu --yang entah ia kenal secara nyata atau maya. Ia pun akhirnya tergoda untuk melihat. Satu, dua klik, lalu laman profil kawannya terbuka. Di sana, terpampang fotonya bersama pasangan di sebuah taman ria termahsyur di bumi Amerika. Sejenak ia berpikir, “asyik sekali, ya,”


Tak berhenti sampai push notification, Facebook hari itu menampilkan sebuah laman yang berisi foto-foto lamanya, lengkap dengan keterangan kapan foto tersebut diambil, diunggah, dan tanda siapa orang yang ada dalam foto tersebut. Di bawah foto-foto tersebut, muncul beberapa opsi mengenai apa yang si pengguna ingin lakukan dengan foto tersebut: dibagikan kepada kawan-kawan di Facebook, atau ‘lupakan’ begitu saja.
Ia memilih untuk lupakan begitu saja. Ia pun beranjak untuk menengok sejenak ke akun instagramnya. Di linimasa, terpampang satu, dua, tiga foto teman-temannya yang berpesta ria semalam. Sayang, ia harus melewatkan pesta tersebut. Rasa sesal sesaat menyergap. Andai aku ikut, katanya dalam hati. Kawan-kawannya terlihat begitu bahagia, sementara dirinya hanya bisa menyesal.
Lalu, ada lagi foto salah seorang kawan yang baru saja tiba di tanah Eropa yang muncul di linimasanya. Lagi-lagi, perasaan iri menyergap dirinya. Ingin rasanya bisa terbang ke sana juga, lalu menikmati pemandangan Eropa yang luar biasa cantik.
Cerita ini mungkin hanya salah satu dari jutaan cerita lain yang dirasakan oleh pengguna media sosial. Perasaan iri ketika melihat teman begitu bahagia dalam foto yang diunggah di laman media sosialnya, perasaan tertekan karena teman berhasil mendapatkan penghargaan, hingga perasaan kesal yang muncul karena teman-teman sudah mulai bertunangan dan menikah sementara kamu masih sendiri saja menjadi contoh kondisi yang cenderung dirasakan oleh para pengguna media sosial yang cukup intens.
Hal ini juga dirasakan oleh Bunga (bukan nama asli), yang baru saja minggu lalu mendeaktivasi akun Facebooknya. Ia adalah seorang pekerja yang berkarya di bidang hubungan masyarakat, sehingga harus berhadapan dengan banyak pihak dari berbagai perusahaan dan kepentingan. Tak jarang, ia bertemu dengan orang-orang dengan berbagai karakter --mulai dari yang ramah, emosional, penuh drama, hingga yang suka mengunggah foto maupun tulisan berturut-turut dalam satu waktu.
Ia pun mulai jengah. Rasa kesal juga kerap menyerang, terlebih ketika ia ‘harus’ melihat berbagai unggahan yang tak ia sukai. Entah mungkin berisi pesan politis, atau sekadar drama yang terus menerus ceritakan gerutu atau rasa sedih. Lantas kalau sudah kesal karena buka media sosial, hari itu pun akan terus dipenuhi rasa kesal yang terbawa.
Ia paham betul, keputusan untuk kemudian melakukan deaktivasi terhadap akun pribadinya bukanlah pilihan yang salah yang boleh ia ambil.
Fenomena depresi yang kerap mengakar dalam diri para pengguna sosial media akibat terlalu lama terpapar pada konten yang dibagikan oleh orang lain memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Tak jarang ada pengguna yang terus menerus merasa tertekan dan perlu untuk ‘bersaing’ di dunia maya.
Untuk menghindari hal seperti ini, maka terdapat sebuah upaya yang disebut dengan social media detox. Langkah yang dilakukan cukup sederhana: tidak menggunakan media sosial apapun dalam jangka waktu yang sudah ditentukan oleh diri sendiri dan sepenuhnya komitmen terhadap upaya tersebut. Dalam proses social media detox, akses terhadap media sosial harus dinihilkan. Mungkin, bisa dengan uninstall aplikasi terkait. Namun, lagi-lagi semua kembali pada komitmen masing-masing pelaku.
Social media detox pun semakin marak dilakukan. Salah satunya adalah oleh Jason Zook. melalui laman pribadinya yang berjudul jasondoesstuff.com, ia membagikan pengalaman 30 hari tanpa menggunakan media sosial apapun --instagram, facebook, twitter. Hanya email dan blog-lah yang kerap ia akses selama proses detoksifikasi. Dari rangkaian ceritanya, Jason menuturkan bahwa ia merasa begitu produktif dan bisa menyelesaikan banyak pekerjaan dalam satu waktu tanpa harus distraksi akibat ‘kebutuhan’ untuk sekadar menengok linimasa media sosial.
“Produktivitas, perhatian, dan kejernihan dalam berpikir meningkat begitu drastis setelah hidup tanpa media sosial selama satu bulan. Rasanya seperti menghancurkan kebiasaan buruk dalam jangka waktu yang cukup singkat,” ungkap Jason melalui blognya.
Di hari-hari pertama, menghindari media sosial memang terasa cukup sulit. Ketika terbiasa saat bangun tidur lalu berjalan dan melihat instagram, kini digantikan dengan kegiatan ‘membosankan’ seperti merebus air dan membuat kopi. Facebook yang awalnya menjadi sumber informasi kini mau tidak mau ‘sementara’ digantikan oleh koran cetak yang terhampar manis di meja makan.
Namun, tak bisa dipungkiri bahwa ada perasaan bebas dan lega yang dirasakan ketika satu persatu aplikasi media sosial mulai dihapus dari gawai. Perasaan terikat kini mulai terurai, digantikan dengan rasa bebas karena tak perlu lagi ambil pusing tentang apa yang orang lain bicarakan.
Dalam proses detoksnya, Jason pun menuturkan bahwa beberapa kali ia kerap gemas dan ingin membuka akun media sosialnya. Namun rasa gemas itu kemudian teralihkan dengan menonton tayangan televisi yang menyiarkan pertandingan bola tim kesayangannya, juga film yang belum pernah ia tonton sebelumnya.
Apa yang dilakukan oleh Jason tentunya dapat menjadi salah satu cara untuk mengurai rasa penat, kesal, sedih, hingga depresi yang dirasakan akibat terlalu lama terpapar media sosial. Detoksifikasi media sosial dapat dilakukan dengan proporsi yang dianggap sesuai dengan masing-masing pribadi.
Tentunya, melakukan detoksifikasi media sosial tak hanya akan membantu untuk mengurasi perasaan tidak nyaman yang muncul, namun juga mampu membantu untuk fokus dan semakin produktif dalam pekerjaan sehari-hari.
Ada beberapa aplikasi yang dapat membantu untuk mengeliminasi konten negatif dalam media sosial dan tentunya membantu untuk fokus ketika mengerjakan pekerjaan, seperti StayFocusd Chrome Extension yang dapat dipasang di mesin pencari dan membantu untuk membuat limitasi akses terhadap media sosial, atau OuraPact yang digunakan untuk blokir media sosial yang ada di gawai.

Namun, terlepas dari canggihnya sebuah aplikasi untuk dikembangkan dan dibentuk guna membantu filterisasi konten media sosial, adalah kebijakan masing-masing individu yang menjadi kunci utama.


https://kumparan.com/maria-duhita/membangun-jiwa-yang-sehat-dengan-detoks-media-sosial

Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !



Sejuta Manfaat Makanan Hijau yang Perlu Diketahui



  Yes  Muslim  -  Terdapat banyak alasan mengapa banyak ahli kesehatan menyarankan masyarakat mengonsumsi makanan beragam atau berwarna-warni.  Bukan saja enak dan sedap di mata, tapi nutrisi dan mineral yang ada pada makanan tersebut.

Dilansir Times of India, Jumat (12/5), makanan berwarna hijau seperti sayuran sudah bukan hal asing lagi bagi masyarakat atas kandungannya. Dengan diperkaya banyak vitamin, makanan ini bisa membantu mengurangi lemak yang tidak perlu. Bahan ini juga bagus untuk mendapatkan pencernaan yang sehat.



Asam folat yang terkandung pada makanan itu juga dapat membantu tubuh memproduksi dan memelihara sel baru. Makanan hijau seperti kacang polong, kacang-kacangan dan asparagus diketahui banyak mengandung asam folat.

Yang tak kalah penting, makanan hijau juga diketahui mengandung fitokimia seperti lutein dan zeaxanthin. Kandungan ini dianggap mampu mengurangi faktor risiko katarak dan degenerasi makula, yang merupakan penyebab utama kebutaan pada lansia. Makanan ini juga baik untuk mengurangi risiko jenis kanker tertentu. 

Manfaat makanan hijau tak hanya berhenti begitu saja, ini juga sangat ramah bagi para penderita diabetes mengingat kadar gulanya yang rendah. Kemudian zat besi dan kalsium yang terkandung di dalamnya juga bagus untuk menciptakan tulang dan otot yang kuat. Selain itu, beta karoten yang dapat diubah menjadi vitamin A juga bisa membantu fungsi kekebalan tubuh lebih baik




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !



Tanzania, Rumah Muslim Terbesar di Afrika Timur, Ini Jejak Islam dan Kesultanan Zanzibar


Menelusuri Jejak Islam di Tanzania


  Yes  Muslim  - Menurut Mark Horton dan John Middleton dalam The Swahili: The Social Landscape of a Mercantile Society,  bukti nyata awal kehadiran Muslim di Afrika Timur adalah fondasi sebuah masjid di Shanga di Pulau Pate. Dalam sebuah penggalian tahun 1980-an, di lokasi tersebut ditemukan koin emas, perak, dan tembaga dengan keterangan tahun 830 M.



Sedangkan sebuah bangunan utuh tertua di Afrika Timur adalah sebuah masjid yang masih berfungsi di Kizimkazi, sebelah selatan Zanzibar, dan berketerangan tahun 1007 Masehi. Dalam Majoritetens Islam (Stockholm, 1994) disebutkan, Islam diperkirakan tersebar luas di daerah Samudra Hindia pada abad XIV.

Ketika Ibnu Batuta, seorang musafir Muslim dari kawasan Maghrib, mengunjungi pesisir Afrika Timur tahun 1332, ia menuliskan bahwa Islam di sana membuatnya merasa seperti di rumah sendiri. Sebagian besar masyarakat di pesisir waktu itu adalah Muslim dengan Arab sebagai bahasa sastra dan perdagangan.
Seluruh Samudra Hindia, menurut Ibnu Batuta, seolah menjadi "Laut Muslim" di mana Muslim menguasai perdagangan dan mendirikan permukiman pesisir di Asia Tenggara, India, dan Afrika Timur.



Kisah Islam di Tanzania sendiri diawali dengan berdirinya sebuah kesultanan di Pulau Kilwa (cikal bakal Tanzania), yang kemudian disebut Kesultanan Kilwa, sekitar tahun 960-1000 Masehi. Kesultanan Islam tersebut didirikan oleh seorang pangeran Persia dari Shiraz (sekarang merupakan salah satu kota padat penduduk di Iran), Ali ibn al-Hassan el-Shirazy. 

Ali membeli pulau Kilwa dari seorang raja kelompok etnis Bantu, Almuli, dengan imbalan kain berwarna sebanyak bisa menutupi seluruh lingkar pulau tersebut. Menurut sejarah, Ali kemudian menjadi sultan pertama Kilwa pada tahun 957. Kesultanan ini berakhir pada 1506, tujuh tahun setelah Portugis berkuasa di Kilwa.

Islam tersebar di Afrika Timur melalui kegiatan perdagangan di sepanjang pantai, bukan melalui ekspansi wilayah dan penaklukan seperti yang terjadi di Afrika Barat. Abdulaziz Y Lodhi dan David Westerlund (1997) dalam African Islam in Tanzania, menyebutkan, ketika kekerasan oleh Portugis terjadi di daerah pesisir pada abad XVI, Islam di kawasan pantai telah kokoh.




Hampir seluruh keluarga penguasa memiliki hubungan kekerabatan dengan Arab, Persia, India, dan bahkan Asia Tenggara sebagai dampak dari kontak maritim dan koneksi politik yang terjalin. Karena itu, pada akhir abad XVII dan awal abad XVIII, umat Islam berhasil mengusir Portugis dengan bantuan Omani Arab.

Orang Arab kemudian secara bertahap meningkatkan pengaruh politik mereka hingga akhir abad XIX ketika penakluk Eropa tiba di pantai Afrika Timur. Namun, Abdulaziz Y Lodhi dalam tulisannya, Muslims in Eastern Africa-Their Past and Present yang dimuat dalam Nordic Journal of African Studies (1994), meragukan bahwa Islam dibawa ke Afrika Timur, melainkan membawa pengaruhnya kepada orang-orang di luar Afrika Timur. 





Ia mengatakan bahwa mengakui praktik Islamisasi di Afrika Timur sebagai praktik yang dilakukan orang-orang Arab adalah pernyataan yang ironis. Abdulaziz menambahkan, Islam tidak meng-Arab-kan Afrika Timur. Sebaliknya, ia melihat bahwa para imigran Arab yang berdagang di pantai Afrika Timur dan segala praktik keislaman pada masa itu di-Afrika-kan dan di-Swahili-kan. 

Hal itu dibuktikan dengan fakta bahwa orang-orang Arab yang masuk ke Afrika Timur akhirnya berbicara, berpakaian, dan makan dengan cara orang Swahili. Dengan demikian, Islam ditegaskan bukan sebagai sebuah agama asing yang masuk ke Afrika Timur, melainkan sebuah agama lokal yang telah lama berkembang di sepanjang garis pantai Swahili, termasuk di Kilwa dan Zanzibar, yang kini menjadi bagian dari Tanzania. 



Disarikan dari Pusat Data Republika



Tanzania, Rumah Muslim Terbesar di Afrika Timur


 Tanzania merupakan sebuah negara di Afrika Timur yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia di bagian timur. Ia terbentuk dari penyatuan dua wilayah berdaulat, yakni Tanganyika dan Zanzibar. Tak heran, jika negara itu memiliki daratan terluas di Afrika Timur. Negara itu memiliki tiga kawasan fisiografi, yakni kepulauan dan dataran pantai di sebelah timur, plato pedalaman berbetuk piring, dan sejumlah dataran tinggi.





Negara itu menjadi rumah bagi 13,2 juta Muslim. Menurut data pada Pew Research Center, pada Oktober 2009, populasi pemeluk Islam di Tanzania mencapa 30,2 persen dari total penduduk. Berdasarkan data pada Central Intelligence Agency (CIA), sebanyak 35 persen penduduk di daratan utama Tanzania beragama Islam, 30 persen beragama Kristen, dan 35 persen lainnya menganut kepercayaan animisme.

Sedangkan di Pulau Zanzibar, wilayah yang menyimpan sejarah kesultanan Islam menjelang akhir abad XIX, lebih dari 99 persen penduduknya adalah Muslim. Dalam tulisan bertajuk Muslim University in Tanzania; Combating Discrimination in Their Own Country, disebutkan, Tanzania kerap dianggap sebagai negara Kristen. Padahal, negara tersebut justru menjadi rumah bagi populasi Muslim terbesar di Afrika Timur.

Laman Wikipedia menyebutkan, dari total  pemeluk Islam, sebanyak 80 hingga 90 persen di antaranya merupakan Muslim Sunni, sementara sisanya merupakan keturunan Asia adalah Muslim Syiah. Sebagian besar Muslim Syiah adalah orang-orang keturunan Asia.





International Religious Freedom Report: Tanzania memaparkan bahwa Konstitusi Tanzania memberikan kebebasan beragama. Pemerintah menghormatinya sebagai hak. Namun, sejak setelah 1967, survei agama dihapuskan dari laporan sensus pemerintah sehingga saat tidak ada data yang benar-benar aktual dan akurat diketahui perbandingan jumlah Muslim dan non-Muslim di Tanzania.

Di Kota Morogoro, terdapat sebuah universitas Islam yang hampir separuh dari 1.500 mahasiswanya adalah perempuan muda. Tak diketahui secara jelas apakah mereka Muslim ataupun bukan. Yang jelas, semua mahasiswa perempuan diwajibkan mengenakan kain penutup kepala di lingkungan kampus.

Tentang keberadaan Tanzania, Abdulaziz menekankan perhatian pada situasi beragama di Zanzibar. Dalam Muslims in Eastern Africa-Their Past and Present, Zanzibar digambarkan sebagai sebuah kawasan berpenduduk hampir 100 persen Muslim yang terus menjalankan pengaruh Islam di Afrika Timur sejak awal abad XX.

Di Tanzania, semua hari libur kaum Muslim menjadi hari libur nasional, seperti juga hari-hari libur umat Kristen. Namun, lebih dari itu, di Zanzibar bulan Ramadhan diakui sebagai bulan suci, restoran dan kafe tutup hingga menjelang petang. Hingga menjelang awal abad XXI, merokok, makan, dan minum di jalan atau tempat umum dipandang sebagai perbuatan tabu dan para pemabuk dikenai denda.


Disarikan dari Pusat Data Republika






Jejak Kesultanan Zanzibar

Berbicara tentang Islam di Tanzania berarti membicarakan kesultanan di Zanzibar (sebuah pulau yang kini menjadi bagian wilayah Tanzania). Sebab, Tanzania merupakan gabungan dua wilayah berdaulat, Tanganyika dan Zanzibar.

Keduanya bergabung  pada 1964 dengan nama United Republic of Tanganyika and Zanzibar. Pada tahun yang sama, kedua nama republik tersebut dilebur dan nama kesatuan itu berubah menjadi Republic of Tanzania atau Republik Tanzania.

Tak hanya Kilwa, Zanzibar merupakan sebuah kesultanan Islam yang berdiri menjelang akhir abad XIX. Dalam Countries of the World and Their Leaders (United States Department of States, 1975), disebutkan bahwa Zanzibar memperoleh kemerdekaan dari Kerajaan Inggris sebagai sebuah negara monarki konstitusi pada 10 Desember 1963. Pada 1964 menjadi akhir kesultanan Zanzibar, yang kemudian disusul berdirinya Tanzania pada tahun yang sama.





Adapun Tanganyika merupakan sebuah negara koloni Inggris selama periode 1919 sampai 1961. Dalam bahasa Swahili, "tanga" berarti berlayar dan "nyika" berarti "alam rimba" sehingga Tanganyika adalah "berlayar di alam rimba".

Pada 1961, wilayah tersebut mendapatkan kemerdekaan dari Kerajaan Inggris menjadi sebuah negara republik dengan tetap menjadi negara persemakmuran.


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News

republished by Yes Muslim - Portal Muslim Terupdate !